Shalawat Jibril

Shalawat Jibril

Sholawat jibril – Shalawat menjadi salah satu perbuatan yang sangat mulia di sisi Allah. Yang di dalamnya terdapat banyak keutamaan-keutamaan. Di dalam Bahasa Arab, shalawat berarti menyeru kepada Allah.

Sehingga bisa diartikan sebagai puji-pujian kepada Allah dan Rasul, mendoakan Rasulullah, dan ungkapan-ungkapan baik yang senada. Dan shalawat ini bukan hanya diperintahkan kepada manusia loh, tapi juga kepada para malaikat.

Menariknya, ada berbagai macam bacaan shalawat yang bisa kamu coba. Salah satunya adalah shalawat jibril.

Perintah untuk bershalawat terdapat di dalam al-Quran dalam surah al-Ahzab ayat 56.

Innallȃha wamalȃikatahu yushallūna ‘ala al-nabiyyi yȃ ayyuha alladzīna ȃmanū shallū ‘alaihi wa sallimū taslīmȃ.

Yang artinya, Sesungguhnya, Allah dan para malaikat bershalawat kepada Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.

Sebagai orang yang beriman, tentu kita harus mengindahkan perintah Allah tersebut ya. Selain itu, akan lebih baik lagi jika akan melaksanakan berbagai aktivitas, kita berdoa terlebih dahulu, kemudian berdzikir, dan bershalawat kepada Allah dan Rasul Nya.

Hal ini agar segala aktivitas yang kita laksanakan bisa mendapatkan keberkahan dari Nya. Dan salah satu shalawat yang sangat dianjurkan ialah shalawat jibri. Mungkin ada yang bertanya-tanya apa itu shalawat jibril.

Ia kan? Jadi, shalawat jibril ini adalah shalawat yang sangat singkat, populer, dan mempunyai keutamaan yang luar biasa. Sehingga, sangat banyak ulama yang mengamalkan shalawat jibril ini.

Salah satu keutamaan dari shalawat jibaril adalah bisa membukakan pintu rezeki dari arah yang tidak pernah kita duga.

Tulisan Arab Sholawat Jibril

Jadi, bagaimana bunyi atau lafadz shalawat jibril? Simple banget kok. Asli. Dan saya yakin, kalau kamu juga sudah hafal, atau malah sering banget membacanya. Bunyinya adalah

 صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّد

صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Shallallȃhu ‘alȃ muḥammad, shallallȃhu ‘alaihi wasallam

Artinya, (Duhai Allah) berikanlah rahmat Mu kepada Rasulullah dan kepada keluarganya.

Shalawat jibril ini akan sangat baik jika kamu lafadzkan setelah melakukan shalawat dhuha, yakni sebanyak 313 kali ataupun sebanyak 1000 kali di dalam seminggu.

Bagaimana jika lebih dan kurang dari angka tersbebut? Tentu tidak ada konsekuensi yang harus kamu tanggung. Maka, sebanyak atau sesedikit apapun shalawat ini kamu bacakan, maka insyaAllah akan bernilai ibadah di sisi Allah. Tentu, kalau semakin banyak akan semakin bagus.

Dan yang perlu kamu pahami adalah, ibadah itu bukan dilihat dari kuantitasnya, melainkan dilihat dari seberapa istiqamah kamu dalam melaksanakannya. Karena Allah lebih mencintai amalan yang sedikit namun istiqamah dibandingkan yang banyak tapi tidak istiqamah.

Maka, jika ingin mulai mengamalkan shalawat jibril ini, kamu perlu menata hati dan niat yang ikhlas, lillahi ta’ala. Usahakan untuk tidak memaksakan diri. Dan beribadahlah sesuai dengan kapasitas yang kamu miliki.

Jika sudah, maka cobalah untuk konsisten. Jadi, kuncinya ya itu tadi, istiqamah. Tanamkan dalam diri kamu, bahwa yang sedikit tapi istiqamah ini akan jauh lebih baik dibandingkan banyak namun setahun sekali atau dua bulan sekali.

Jadi, yuk mulai membiasakan diri untuk bershalawat kepada Allah dan rasul Nya dengan shalawat terbaik kita. Semoga dengan memperbanyak shalawat, kita akan mendapatkan syafaat Rasulullah di hari akhir nanti.

Yuk mulai menantang diri kita untuk selalu bershalawat setiap hari meski jumlahnya tidak banyak. Lalu istiqamahlah. Sekian, semoga segala shalawat yang pernah kita lafadzkan bernilai ibadah. Wallahua’lam. Semoga bermanfaat.